George Westinghouse dan Nikola Tesla

Westinghouse seorang penemu berkebangsaan Amerika yang terkenal dan industrialis yang membeli dan mengembangkan Motor paten untuk menghasilkan arus bolak balik milik Nikola Tesla. Karya Westinghouse, Tesla dan koleganya secara bertahap merubah masyarakat Amerika bahwa masa depan terletak pada AC dan bukan DC maksudnya penggunaan generator AC memungkinkan transmisi blok besar listrik, listrik yang menggunakan tegangan yang lebih tinggi melalui transformer, yang tidak mungkin dilakukan melalui DC. Saat ini unit pengukuran untuk medan magnet menggunakan nama Tesla.

James Watt

james-watts-225

Ketika pembangkit milik Edison digabungkan dengan mesin uap Watt, skala pembangkit listrik besar menjadi proposisi praktis. James Watt, penemu mesin kondensasi uap dari Skotlandia yang lahir tahun 1736. Perbaikan yang dilakukannya untuk mesin uap dipatenkan selama 15 tahun mulai tahun 1769 dan namanya diberikan kepada unit listrik daya, Watt.

Mesin temuan James Watt menggunakan piston reciprocating, Pembangkit Termal saat ini menggunakan daya turbin uap, mengikuti siklus Rankine, dikerjakan oleh seorang insinyur Skotlandia yang terkenal, William JM Rankine, pada tahun 1859.

Andre Ampere dan George Ohm

Andre Marie Ampere, seorang matematikawan berkebangsaan Perancis yang mempelajari listrik dan magnet, yang merupakan orang pertama yangmenjelaskan teori elektro-dinamis. Sebuah peringatan yang tetap terhadap Ampere yaitu penggunaan namanya untuk unit arus listrik

George Simon Ohm, seorang matematikawan dan fisikawan yang berasal dari Jerman, dan seorang guru perguruan tinggi di Cologne pada tahun 1827 ketika Ohm menerbitkan buku “The Circuit galvanik Diselidiki matematis”. Teori Ohm diterima oleh ilmuwan Jerman dan penelitiannya diakui di Inggris dan Ohm menerima penghargaan Copley Medal di 1841. Namanya telah diberikan kepada satuan hambatan listrik.